Puisi lama :)

Duniaku


Semilir angin menembus kalbu
Tetes embun mengalir di atas daun
Matahari mulai memancarkan sinarnya
Tanda fajar menyingsing

        Hari mulai berganti
        Yang gelap jadi terang
        Yang suram jadi cerah
        Tapi tidak bagiku…

Aku masih di sini…
Terkurung dalam duniaku
Duniaku yang gelap dan suram
Penuh sesal dan kekecewaan

        Tak ada cahaya
        Semuanya kosong
        Sunyi…
        Sepi…

Aku masih di sini…
Menangis dalam duniaku
Merana menjalani takdir
Merenungi nasib tiada henti

        Tak ada yang peduli padaku
        Semua hanya lalu
        Pergi…
        Tanpa menoleh kembali

Ingin aku mendobrak gerbang duniaku
Dinding beton ini
Yang mengkungkungku dalam kegelapan
Yang menghindarkanku dari gemerlapan

        Tapi apa dayaku…
        Gerbangku sekuat baja
        Gerbangku sekeras karang
        Gerbangku setajam mata pedang

Mungkin salahku…
Yang terlalu menjaga diri
Yang ragu membuka hati
Hingga setitik cahaya pun…
Enggan masuk ke duniaku

****
Buka-buka flashdisk,, eh nemu ini. Ini puisi yang aku bikin waktu lagi stess =.="
Aku lupa kapan n karena apa... Pokoknya waktu bikin ni puisi aku lagi sediiiiiih banget. 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar