Seremm...

Tadi pagi aku baca majalah GADIS di perpustakaan. Akhir-akhir ini aku lagi suka baca buku di perpus sambil nunggu bel masuk jam 8.05. N yang aku baca biasanya rubrik Misteri-nya majalah GADIS. Ceritanya bagus-bagus lho, kisahnyata semua. Tentang hantu-hantu, rumah berhantu, legendanya, macem-macemlahh... N yang paling aku inget cerita ini :

Ada seorang selir (aku lupa namanya) yang cantik banget tapi sombong akan kecantikannya. Karena makin lama makin jengkel sama kelakuan selirnya, Raja menggores pipi kanan sampai pipi kiri selir itu pakai samurai. Sehingga kulit pipinya robek. (Bisa bayangin gak? Serem yoo...) Terus Raja bilang gini "sekarang apakah ada yang akan mengatakan kau cantik?"
Si selir sedih banget n nutupin lukanya dengan memakai kain di sekitar mulutnya. N 'katanya' sampe sekarang hantu selir itu sering berkeliaran dan bertanya pada setiap orang yang ditemuinya "apakah aku cantik?". Orang yang menjawab "nggak" atau malah ngeri ngeliat wajah si selir bakal langsung dilukain, dibunuh, ato dirasukin sama selir itu. Jadi kalo orang ketemu selir itu dan ditanya begitu, orang itu harus jawab "biasa saja" ato "begitulah", maka selir bakal mikir dulu bakal ngapain, selama tu selir mikir, orang itu jadi punya kesempatan lari.

Ada lagi yang paling aku inget karena menurut aku mengenaskan banget. Di zaman perang saudara, ada yang namanya camp konsentrasi, buatan Hitler. Di situ dibuat 2 ruangan yang muat buat 4.000 orang lebih masing-masing ruangannya. Para tawanan bakal dimasukin dalam ruangan itu. Cuma butuh waktu 20 menit sampe para tawanan itu meninggal karena gas beracun yang disemprotkan dalam ruangan. Mengenaskan banget kan? Katanya di sisa tempat itu sekarang sering kedengeran orang meratap n nangis, menunggu ajalnya.

Yang ini menjijikkan banget. Ada sebuah keluarga kaya yang nyewa tukang buat merenovasi rumahnya. Tukang itu (aku lupa namanya) kepingin memiliki harta keluarga itu. Apalagi di daerah asalnya, si Tukang termasuk orang berada, maka dia sakit hati diperlakukan sebagai budak. Suatu malam, seluruh keluarga itu dibantai sama si Tukang, sampai meninggal. Mayatnya disembunyikan di loteng. Awalnya nggak ada yang tau. Baru ketahuan waktu rumah keluarga itu kebakaran, kelihatan mayat-mayat keluarga yang dulu tinggal di dalamnya. Warga yang marah menangkap si ukang dan menghukum gantungnya. Belom cukup, setelah meninggal, mayat Tukang itu dikuliti! Parahnya lagi, kulitnya dijual ke warga untuk dibuat dompet, tas, dll. Ihh... Aku nggak bisa bayangin!

Oh ya, yang ini dari guru aku. Dulu waktu perang apa gituu... (aku lupa) ada camp konsentrasi, yang kalo ada tawanan yang memberontak bakal langsung dibunuh. Mayat-mayat tawanan itu diambil lemaknya n lemaknya dijadikan sabun! Ihh...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar