Aku Pasti Kembali

Hei"... Ni copas dari ffnya ICIL lagi! Ckckck... Maaf ya, aq emang lagi bener-bener bumpet ide. Jadi cuma bisa copas teruss... Cerita yang ni, hmm... Menurutq lumayan. Owh ya, tokoh"nya ni request-an temen aq. Nyohh... (Puas, Put? ^^) Pinjem ya penulis ^^...

******

" Di, coblangin gue ama dia dong, temen SMP loe kan ?" pinta Kevin, sembari menunjuk kearah seorang gadis. Dia Grace, temen SMP sobatnya, Ardi. 

Ardi melihat arah yg ditunjuk Kevin. " Sejak kapan loe suka Grace ??"

" Udah lama. Pas kelas 1 SMA " mereka bertiga sekarang kelas 2 SMA. " Gimana Bro ??" lanjutnya.

Ardi tampak menimbang nimbang. " Heum..oke deh!! "

Kevin tersenyum puas

-----------------------------------------------------

Sepulang sekolah


" GRACE !!!! " panggil Ardi pas liat Grace di gerbang nunggu angkot. Di belakangnya ada Kevin.

" Ardi??" balas Grace. Ardi dan Kevin menghampirinya.

" Oiya Grace, temen gue ada yg mau kenalan sama loe " ujar Ardi menunjuk Kevin. Kevin jadi salting. " Sialan loe Di !!" bisik Kevin.

" Hay gue Grace " sapa Grace. Mengulurkan tangan kearah Kevin.

" Kevin " balas Kevin.

" Sendirian Grace ?" tanya Ardi.

" Iya nih, lagi nunggu angkot tapi ngga dateng2 " keluh Grace.

" Em...loe bareng Kevin aja Grace. Kebetulan Kevin mau kerumah sodaranya yg juga seperumahan sama loe. Kan searah " usul Ardi. Kevin tersentak.

" Oya ?? nama sodara loe siapa ?? siapa tau gue kenal " tanya Grace.

" Ha ?? ee..Ma..mae..munah !! iya maemunah " jawab Kevin terpaksa.

" Maemunah ??" Grace heran sendiri. Pasalnya yg dia tau, Maemunah adalah nama pembantu centl tetangga sebelah. ' apa dia sodaranya Kevin ?? ngga nyangka gue ' batin Grace.

" Gimana Grace ?? lumayan kan ngirit ongkos" desak Ardi.

" Oke deh !! emang naek apa ??"

" Gue bawa motor " jawab Kevin sembari berbalik menuju tempat parkiran guna mengambil motornya.

" Di, kita duluan ya " pamit Kevin ketika Grace sudah duduk manis di motor Tiger birunya. Ardi meambaikan tangan. Dan tersenyum.

------------------------------------------------------



@ Jalan...

" Eh, loe sekelas sama Ardi yah ??" tanya Grace basa-basi.

" Iya. Loe temen SMP nya kan ??"

" Iya "

" Grace, cwo loe ngga marah kalo gue anter ??" tanya Kevin memastikan.

" Paan sih !! gue belum punya cwo. Masih jomblo. Nyantai aja lagi "

" Oohh " sepanjang perjalanan ngga ada obrolan berarti. Mereka hanya basa-basi ngga penting.


Sesampainya

" Thanks ya Vin, jadi ngerepotin. Baru pertama kenal udah dianter segala " ucap Grace.

" Sama sama Grace. Ngga lah. Ngga ngerepotin kok "

" Oke, bye Kevin !!"

" Bye "

Kevin memacu motornya pulang. Ardi emang boong masalah sodara Kevin. Kevin sama sekali ngga punya sodara di sekitar kompleks rumah Grace. Semua Ardi lakuin untuk mendekatkan dirinya dengan Grace. Kevin sadari itu.


------------------------------------------------------


From : VinVin_Josua

Bro, thx bgt ya yg tadi !!
;D



Ardi membaca sms dari Kevin, senyum2 gaje. Lalu mulai mengetik sms balasan.


To : VinVin_Josua

Iye..
Eh tadi lu mampir ke tempat si Maemunah kgak ??
^^v

--------------------------------------

From : VinVin_Josua

Enak aja !!
Gara2 lu tuh, untung Grace ngga tanya rumah si maemunah dimana,
Kalo iya, mati lah gue !!

----------------------------------------

To : VinVin_Josua

Tapi kan karna itu lu bisa nganterin Grace.
Eh nie nopenya Grace
089888765112 Save ya !!


----------------------------------

From : VinVin_Josua

Siip !!
Tapi ntar kalo Grace tanya gue dapet dari mana?? jawab apa ??

---------------------------------

To : VinVin_Josua

Gampang, jawab aja dari gue !!

----------------------------------

From : VinVin_Josua

Thx ya Bro, lu emang sobat sejati gue


----------------------------------

To : VinVin_Josua

Hmmm...




Ardi menyudahi sms nya. Kevin dengan dirinya sudah kenal sejak kelas 2 SMP. Sewaktu itu dirinya mengikuti kursus futsal, bertemu dengan Kevin yg juga kursus olahraga yg sama. Mereka sering bersama. Sampai janjian masuk SMA yg sama. Persahabatan kental yg terjalin diantara keduanya, membuat Ardi rela ngelakuin apapun yg bisa bikin Kevin seneng. Begitupun sebaliknya.


----------------------------------------------


Kevin menghela nafas. Hatinya ngga karuan. Sambungan telponnya belum ada jawaban. Kevin memutuskan untuk menelpon Grace.

" Haloo.." sapa seorang gadis.

" Ha..halo " jawab Kevin kikuk.

" Ini dengan siapa ya ??" tanya lembut gadis itu.

" Gue Kevin. Ini Grace kan ??"

" Eh Kevin. Iya gue Grace. Ngomong2 loe tau darimana nope gue ??"

" Ha ?? enngg..dari Ardi "

" Ohh ..dasar tuh bocah. Ngga bilang2 lagi "

" Loe ngga marah kan ?"

" Ngga lah. Nyantai lagi. Ntw lagi ngapain ??" tanya Grace.

" Lagi ngomong. Hehehe ngga ganggu loe kan ??"

" Beuhh..ngga kok. Gue juga lagi boring "

" Ohh...gimana....." percakapan antara mereka masih terus berlangsung 2 jam kedepan. Pembicaraan yg beragam mulai dari jumlah keluarga, nilai kelulusan SD, pacar sewaktu TK, sampai ngegosipin Ardi. ^^v.

----------------------------------------------------------------


" Di, sekali lagi thanks ya. Semalem gue telpon2an sama Grace ampe kuping gue panasss " ujar Kevin ketika baru berangkat. Dia letakkan tas di bangku samping Ardi.

" Ha ?? berapa lama ??"

" 2 jam "

" Uidihh busett. Gue aja telpon emak gue ngga pernah selama itu "

" Haha"

" Ngomongin apa loe ??" tanya Ardi penasaran.

" Ada deh !! rahasia negara "

" Beuhh..tapi ngga ngegosipin gue kan ??"

" Ha ?? enngg..nggak lah Di " Kevin meyakinkan. Padahal yg di kira Ardi betul. Hahaha.

----------------------------------------------------------------------------------------

Sepulang sekolah

" Vin, tuh gebetan loe sendirian. Udah capcus !!" desak Ardi. Dia menunjuk Grace yg lagi sendiri di gerbang.

" Capcus maksudnya ??" tanya Kevin polos.

" Jaelah..maksud gue loe anterin balik gih " jelas Ardi.

" Ohahaha oke Bos !!"


" Hay Grace, mau balik ?" tanya Kevin saat dirinya sudah ada di dekat Grace.

" Ngga. Mau ke Comberan. Yaiyalah mau balik " jawab Grace.

" Bareng yuk !" tawar Kevin.

" Hayukk. eh loe mau ke rumahnya Maemunah lagi ya ??"

Kevin tersentak. " Ha ?? emm..iya !! hehee..gue ambil motor dulu ya !!"

" Ckckck kebiasaan bgt tuh anak. Motor ditinggalin diparkiran " kata Grace pas Kevin udah menjauh.

-----------------------------------------------------------


3 Bulan kemudian...

To : Gracia_Nanda

Grace, jalan yukk !!

-----------------------------------

From : Gracia_Nanda

Boleh..
Kemana ??

--------------------------------

To : Gracia_Nanda

Kemana aja deh !!
Boring gue !!
Gue jemput loe setengah jam lagi

------------------------------

From : Gracia_Nanda

Okay !!
^^




Sejak itu, pedekate Kevin berjalan mulus. Kevin dan Grace semkin deket. Ardi juga selalu mendukung sobatnya.


-----------------------------------------------------


Suatu hari

" Di !!! gue jadian sama Grace !!!" seru Kevin. Ardi yg lagi nyontek, kaget. Dia palingkan muka ke Kevin. " Serius loe ?? kapan nembaknya ??"

" 50 rius malah !! semalem. Kan gue ajak dia jalan. Gue juga ngga tau kenapa dia bisa nerima. haha Ardi thanks ya !! ini berkat elo " ucap Kevin sembari mencubit pipi Ardi. Sontak Ardi langsung mnyingkirkan tangan Kevin dari pipinya. " Awas !! gue tau loe seneng !! tapi jangan kaya gini dong !! ntar kalo ada yg liat dan berpikir macem2 gimana ???"

" Hehehe sori Di "

" Heu..udah ngga usah ganggu gue. Gue mau nyontek !!" kata Ardi. Dia dorong muka Kevin yg tadi berada di dekatnya.

------------------------------------------------


Semua berjalan begitu cepet. Mereka bertiga pun udah naek kelas 3 dan habis menempuh ujian kelulusan. Saatnya pengumuman tiba, Ardi, Kevin, maupun Grace lulus dengan nilai yg memuaskan. Setelah lulus, mereka akan memasuki bangku kuliah. Ardi dan Grace sudah mendaftar di salah satu kampus ternama di Jakarta. Sementara Kevin harus berpisah dengan mereka. Kevin memutuskan untuk pergi keluar negeri tepatnya London. Untuk meneruskan studinya. Itu artinya dia bakal long distance sama Grace.



Hari itu hari terakhir Kevin ada di Jakarta. Ardi dan Grace mengantarnya ke Airport.

" Grace, jaga diri kamu baek2 ya !! inget jangan selingkuh. Aku pasti kembali " pesen Kevin ke Grace sebelum berangkat. Tangis Grace semakin deras denger pesen Kevin. " I..ya pasti Vin. Aku bakal setia !!" ucapnya.

Lalu Kevin memeluk Grace. Setelah itu Kevin mengucapkan salam perpisahan ke Ardi.

" Di, baek2 ya loe. Jagain cwe gue. Lapor kalo ada cwo yg deketin gue. Thanks atas semuannya " tutur Kevin.

" Pasti Bro. Gue bakal jagain cwe loe. Ngga akan gue biarin ada satupun cwo deketin dia " janji Ardi. Mereka berpelukan. Beberapa saat kemudian ada pengumuman yg dikumandangkan, yg memberitahukan kalau pesawat Kevin sudah akan datang. Kevin melambaikan tangannya kearah Grace dan Ardi. Ngga lama kemudian sosok Kevin hilang diantara kerumunan orang2.


--------------------------------------------------


" Maaf ka saya telat " ucap Grace kepada senior cwe. Hari itu memang kampus tempat Grace dan Ardi sedang menjalani kegiatan Ospek.

" Maaf ?? saya ngga terima permintaan maaf kamu. Sekarang saya mau kamu berdiri di tiang berdera itu. Kamu hormat disana sampai batas waktu yg saya tentukan " suruh sang senior. Grace ngga bisa mengelak. Dengan terpaksa dia langkahkan kaki kearah tiang bendera yg terletak di tengah2 lapangan terbuka. Panasss bgt !!!.

Ardi yg juga mengikuti Ospek, mengetahui Grace di hukum. Sedari tadi dia perhatikan Grace terus. Dia selalu teringat dengan janjinya ke Kevin. Dia ngga mau terjadi apa2 sama Grace.

GUBRAKKK !!! Grace ambruk !! sontak Ardi langsung berlari menghampiri Grace. Disana sudah banyak para senior. Tapi Ardi ngga peduli. Dia gendong Grace ke tempat yg teduh untuk beristirahat. Untung senior2  mengijinkan Ardi menjaga Grace.

" Grace, bangun Grace " panggil Ardi pelan. Dia oleskan minyak kayu putih ke hidung Grace. Perlahan mata Grace terbuka.

" Laperrr Di " rintih Grace sembari memegangi perutnya.

" Laper ?? yauda gue ke kantin, beli makanan buat loe " setelah itu Ardi ngeloVinr ke arah kantin. Beberapa saat kemuadian Ardi kembali. " Nih makan. Biar loe fit lagi " bujuk Ardi. Dia sosorkan mangkuk berisi nasi kuning. Grace melahapnya. ' perhatian bgt si Ardi ' batin Grace yg sesekali melirik kearah sahabat pacarnya.


-----------------------------------------------


2 minggu kemudian


" Hay manis, sombong bgt sih !!! " goda seorang cwo. Dia Georgi. Senior sekaligus preman kampus. Grace yg lagi jalan sendiri, berusaha cuek dengan Georgi dkk.

" Heh !! budek ya loe !! gue bilang sini !!" bentak Georgi. Grace sedikit kaget. Dia percapet langkahnya. Tapi dengan kilat Georgi menyusulnya dan mencengkeram lengannya dan menarik paksa. " Sini !!"

Grace merintih. Dia berusaha minta tolong, tapi ngga ada mahasiswa yg berani. Tiba2...
BUKK !!! tonjokan keras mendarat mulus di pipi Georgi. Ardi yg kebetulan lewat di TKP, ngga bisa tinggal diam.

" Jangan sekali kali loe ganggu dia lagi !!!" bentak Ardi.

Georgi bangkit dan ngga terima. BUKK !! tonjokan balasan mendara di pipi Ardi
 " Apa hak loe ?? loe siapanya ??!!!"

" Gue..Gue cwo nya !! " tegas Ardi. Grace tersentak. Tapi dia tau kalo Ardi lakuin ini hanya untuk melindungi dirinya.

" Oke, fine kalo dia udah punya pacar. Gue ngga akan ganggu. Yukk guys cabut !!" Georgi pergi meninggalkan Ardi dan Grace. Biarpun preman kampus, tapi Georgi dkk hanya menggoda cwe yg masih jomblo.

Ardi menatap Grace kuatir. " Loe ngga apa ??"

" Ngga. Thanks ya Di "

" Sori tadi gue sempet ngaku2 " sesal Ardi.

" Ngga apa kok. Gue ngerti. Loe duduk dulu gih. Biar gue kekantin minta air dingin buat ngompres pipi loe" ajak Grace. Ardi menurut. Ngga lama kemudian Grace kembali dengan baskom serta handuk kecil. Dia kompreskan lembut kepipi Ardi yg lebam. " Aww " rintih Ardi. Grace sedikit kesal, karna setiap mau mengompres, Ardi selalu menjauhkan mukanya. Terpaksa dia pegang dagu Ardi. Guna menahannya supaya ngga menghindar. Setelah itu Grace kompres lagi. DEGG...detak yg berbeda dirasakan Ardi sewaktu melihat wajah Grace dari jarak dekat. Tapi Ardi ngga mau berpikir macem2. ' inget Di, dia cwe sohib loe ' batinnya.

" Udah mendingan ??" tanya Grace.

" Ha ?? udah. Thanks ya "

Grace tersenyum.


--------------------------------------------------------


Suatu hari, Grace hendak pergi kesupermarket, tapi saat dia turun dari mobil, dompetnya dirampas oleh seorang lelaki. Dia dijambret !! lelaki itu berlari cukup kencang. Grace ngga punya waktu buat treak2 minta tolong yg menurutnya ngga ada gunanya. Dia putuskan untuk mengejar sendiri dengan berlari.

Bodohnya, jambret itu mengantar Grace ke tempat yg lebih sepi. Jambret itu menyadari kalo Grace masih mengejarnya. Seketika dia berbalik dan menodongkan pisau kearah Grace. Sontak Grace mundur.

" Loe mau dompet ini ?? hadepin dulu piso gue " kata si jambret itu. Grace jelas ngga punya pilihan selain nyerah dan merelakan dompetnya. Pas mau mundur, tiba2...

" Heh,, kembaliin dompet temen gue !!" seru Ardi. Dia kebetulan lewat dijalan itu dan ngeliat Grace dalam bahaya.

" Ini lagi berani ikut campur. Sini maju kalo loe mau mati cepet !!" si jambret itu mengancam dengan pisonya. Ardi terpaksa mundur. Dia menoleh ke Grace dan memberi isyarat ' mundur ' Grace mengerti dan menurut. Sementara Ardi siap2.

Saay si jambret lengah, BUKK..tendangan kaki Ardi berhasil membuat pisau di tangan jambret itu terlempar cukup jauh. Tanpa ragu2 Ardi menghaja si jambret yg ternyata letoy kalo urusan berantem. Dengan mudah, Ardi membuat si jamret itu ambruk. Dia rebut dompet Grace. Lalu berbalik menyerahkan dompet itu ke pemilik sah nya.

" Nih dompet loe " ujar Ardi seraya menyerahkan dompet Grace. Tanpa Ardi sadari, si jambret tu juga sedang menunggu kelengahan dirinya. Tanpa buang waktu, si jambret itu bangkit mengambil pisaunya yg terlempar jauh. Dia arahkan pisau itu ke Ardi. Grace yg tau langsung mendorong Ardi. SRETTTT...pisau itu melukai lengan Grace. Jaket yg Grace pakaipun sobek dibagian lengan. Sang jambret kabur. Ardi ngga punya waktu untuk mengejar jambret edan itu. Lebih baek menolong Grace.

" Grace ..Yok ke rumah sakit " bujuk Ardi. Grace menurut.

-------------------------------------------------------------

Dokter sudah mengobati luka Grace. Tak ada yg serius, katanya. Hanya goresan panjang dilengan. Jaket yg sobek sengaja Grace buang.

" Grace, kenapa loe lakuin ini ??" tanya Ardi sewaktu dalam perjalanan pulang. Mobil Grace dibawa sopirnya. Mereka menggunakan mobil Ardi.

" Gue..ngga mau loe kenapa napa Di " lirih Grace. Ardi tercengang. " Maksud loe ??"

" Sori Di. Gue ngga bisa cegah rasa gue ke elo pas SMP dulu " Ardi semakin ngga ngerti ucapan Grace. " Dulu, pas SMP gue pernah suka sama lo Di. 3 tahun gue simpen rasa itu. Sampe kita satu sekolah lagi pas SMA. Sampe dateng Kevin, cwo yg bisa membuat gue lupa sama loe. Tapi sekarang Kevin pergi, rasa yg gue takutkan itu muncul lagi. Gue...sayang sama loe Di "

Ardi tercengang. " Apa ?? gue ngga salah dengar ??"

" Gue tau ini konyol. Gue cwe soib loe sendiri. Tapi gue ngga bisa boongin semua Di. Sejak loe hadir setelah kepergian Kevin, loe ngelindungin gue. Loe jaga gue. Gue ngerasa tersentuh " aku Grace.

Ardi dilema besar. Kalo boleh jujur, dia memang menyimpan rasa yg sama ke Grace. Sejak SMP dulu malah. Dan perasaan yg belom hilang sampai sekarang. Ardi sebenernya keberatan dengan permintaan Kevin untuk nVinmblangin Kevin dengan Grace. Tapi Ardi ngga mau ngecewain sahabatnya.

" Apa salah kalo gue juga nyimpen rasa yg sama ??" tutur Ardi.

Wajah Grace tampak berseri seri. " Ngga. Kita jalanin semua. Dibelakang Kevin "

Ardi menimbang nimbang perkatann Grace. Setelah itu dia tersenyum dan menggenggam tangan Grace erat.

-----------------------------------------------------

1.5 tahun sudah. Dalam kurun waktu itulah, Ardi dan Grace berpacaran diam2 dibelakang Kevin. Sampai saat ini, kontak hubungan dengan Kevin masih berjalan. Kevin masih sering telpon, kirim email dan paling minimal sms. Suatu hari, pas Ardi dan Grace sedang makan siang dirumah Grace, Kevin telpon.

" Hai Grace, udah makan ??" tanya Kevin ditelpon.

" Udah. Nih lagi sama Ardi. Kamu juga jaga kesehatan disana ya " balas Grace. Ardi memandang cemburu.

" Grace, aku mau ngomong sama Ardi dong " pinta Kevin. Grace menyerahkan telpon ke Ardi. Ardi menerimanya. " Apa Vin ??"

Kevin terdiam. Terdengar dia menghembuskan nafas. " Di, loe masih inget janji loe kan ??"

" Janji apa ??"

" Janji untuk selalu jagain cwe gue "

Ardi sedikit kaget dibuatnya. " Ma..masih lah. Kenapa emang ??"

" Gue minta tolong sama, awasin dan jagain Grace ya. Udah 2x gue mimpi Grace direbut ama cwo laen. Perasaan gue ngga enak bgt Di. Makanya gue telpon loe. Cuma loe yg bisa gue percaya " terang Kevin. GUBRAKK !!! hati Ardi serasa disambar petir. Dia hanya tersenyum kecut. " Pasti Vin "lalu Ardi menyerahkan telpon kembali ke Grace. Ardi terdiam beberapa saat. Merenungi ucapan Kevin. ' gimana reaksi loe kalo tau cwo itu gue ?' pikirnya.


----------------------------------------------------------

" Misi, loe tau cwe yg namanya Grace ngga ??" tanya Kevin pada Georgi dkk. Hari ini Kevin pulang. Tapi dia sengaja ngga kasih tau Grace maupun Ardi. Biar surprise katanya.

" Tau, siapa loe?? ada apa nyariin dia ??" Georgi bertanya balik.

" Gue cwo nya " jawab Kevin. Jawaban Kevin disambut dengan tawa Georgi dkk. " Yakin loe ??"

Kevin sedikit heran. " Emang kenapa ??"

" Grace tuh udah punya cwo dan itu bukan loe !!" Kevin kaget setengah mati dengar omongan Georgi. " Loe tau siapa namanya ??"

Georgi menggeleng. " Ngga. Asal loe tau ya ?? gue aja pernah ditonjok ama cwo nya gara2 godain Grace " Georgi malah curcol.

" Ha ?? em..ciri2nya deh " Kevin masih penasaran dengan cwo yg dimaksud Georgi.

" Hmm..putih, agak gendut, gede"

" Ha ?? siapa ya ?? yaudah gue cabut dulu. Thanks infonya " Georgi dkk ngga menanggapi Kevin. Tapi Kevin ngga peduli.

Sepanjang jalan, hanya ada satu yg dipikirkan Kevin : Siapa cwo yg dimaksud Georgi tadi??, putih, gendut ?? apa Ardi ?? ngga mungkin. Dia sobat gue !!. Batin Kevin. Kevin memutuskan untuk kerumah Grace guna meminta penjelasan.


---------------------------------------------------------------

@ Rumah Grace

" Ehh..mas Kevin. Mau cari Non Grace ya ?? lagi ada di belakang. Sama Mas Ardi. Mau bibi panggilin ??" tawar Bi Onah, pembantu Grace.

" Ngga usah Bi, biar Saya susul sendiri aja "  Kevin memasuki rumah Grace. Seketika dia bersembunyi pas liat Ardi dan Grace lagi asik di pinggir kolam. Kevin memutuskan untuk mendengarkan pembicaraan mereka.


" Grace, gue rasa mending kita sudahin aja semuanya " kata Ardi. Kevin memasang telinga baik2.

" Kenapa Di ??"

" Gue ngga enak sama Kevin. Dia pasti marah bgt sama gue gitu tau loe selingkuh sama gue dibelakangnya " ucapan Ardi barusan cukup membuat kesabaran Kevin hilang. Dia keluar dari tempat persembunyiannya.

" Jadi ini yg kalian lakuin dibelakang gue ??" seru Kevin. Grace dan Ardi kaget dengan kemunculan Kevin.

" Kapan kamu pulang Vin ??" tanya Grace basa-basi meskpun terdngar kikuk. Kevin ngga menanggapi. Matanya menatap tajam ke Ardi. " Vin, gue bia jelasin "

BUKK...Kevin ngga bisa nahan tangannya. Ardi menerima begitu saja. Karna menurutnya Kevin pantas marah. Dan dirinya pun pantas mendapatkan bogem mentah sobatnya.

" Loe !! " sambil menunjuk Ardi. " Loe pengkhianat !! kenapa dari dulu loe ngga bilang Di ??? kenapa loe ngga nolak pas gue minta loe buat nyombalngi gue sama Grace ?? dan sekarang, disaat gue udah jadian sama Grace, loe rebut dia pas gue ngga ada !!! licik loe !! " cerca Kevin. Ardi diam saja mendengerkan omelan Kevin.

" Kevin..." rintih Grace.

" Dan loe !!" sambil menunjuk Grace. " Gue salah udah milih loe !!! gue nyesel udah pernah suka sama loe !!  lupain gue pernah jadi cwo loe. Kita putuss !! loe Di, lupain persahabatan kita ! " tegas Kevin yg setelah itu pergi. Grace diam ditempatnya. Menangis.

" Grace, maafin gue " lirih Ardi.

Tangis Grace semakin deras sewaktu liat darah mengalir dari sudut bibir Ardi. " Bukan salah loe. Semua salah gue "

-------------------------------------------------------------------


Dear Kevin

Maaf. Itulah kata pertama yg mau aku ucapin ke kamu.
Aku sadar, semua karna kesalahan aku.
Aku sadar, aku ngga pantes buat dapetin cwo sebaik kamu dan juga cwo selembut Ardi.
Maaf, kalo selama ini kamu udah aku buat kecewa.
Aku ngga bermaksud untuk mengkhianati kamu Vin,
Begitupun Ardi.
Aku terima kebencian kamu ke Aku,
Karna aku pantes dapetin itu.
Tapi tolong, jangan lempar kebencian kamu ke Ardi juga.
Dia sahabat kamu.
Jujur, aku ngerasa bersalah atas rusaknya persahabatan kalian.
Ini semua emang gara2 aku.
Aku rela ngelakuin apapun untuk ngembaliin persahabatan kalian.
Apapun Vin.
Maka dari itu, pas kamu baca surat ini, mungkin aku udah ngga ada lagi di Jakarta.
Aku bakal pergi. Jauh dari kehidupan kamu dan Ardi.
Sekali lagi aku mohon Vin, jangan salahin Ardi.
Dia sahabat yg baik.
Dia sahabat sejati kamu.
Sekali lagi maaf


Grace



Kevin membaca surat dari Grace yg dititipkannya melalui Ardi. Sebulan sejak itu, Kevin memang memusuhi Ardi dan Grace.

" Grace kemana ??" tanya Kevin.

" Dia pindah kuliah ke Malaysia " jawab Ardi. Kevin memandang sobatnya cukup lama. Yg ditulis Grace di suratnya emang bener. Persahabatan ngga boleh dirusak cuma gara2 ada satu cinta muncul diantara meraka.

" Di, maafin gue karna udah salah paham sama loe " ucap Kevin. Ardi sedikit kaget dengar pengakuan Kevin. Tapi dia seneng. " Maafin gue juga Vin "

Lalu mereka berdiua berpelukan. Baik Ardi maupun Kevin memutuskan untuk melupakan masalah Grace. Selamanya.

" Eh, cariin gue cwe dong Vin, di London kan pasti cantik2 " pinta Ardi.

" Ngga ada yg setipe ama loe Di " sahut Kevin.

" Ha ?? setipe ??"

" Iya. Putih, gendut. Kaya loe. Besok deh kalo gue ke Korea bakal gue kasih cwe sana " canda Kevin.

" Bahh.."

" Hahaha kidding Di "

" Ngga apa Vin. Gue juga lagi pengen sendiri dulu "

" Sama kalo gitu "

" Eitss tapi jangan lama2 juga ngejomblonya. Ntar keseringan berdua disangka hombreng lagi kita " ucap Ardi.

" Heh ?? loe aja kali gue ngga !!"

" Hehehee"

-------------------------------------

Aku Hanya pergi tuk sementara
Bukan tuk meninggalkanu selamanya
kupatikan kembali
Pada dirimu tapi kau jangan nakal
Aku pasti kembali

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Posting Komentar